TRANSLATE

Tampilkan postingan dengan label Inter Milan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inter Milan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 April 2010

Inter Milan ke semi final Liga Champions

Inter menuai kemenangan 1-0 atas CSKA Moskwa
di Luzhniki Stadium, Rabu (7/4) dinihari WIB. Hasil
itu melengkapi kemenangan wakil Serie A Italia itu
sebelumnya, yang menjadikan mereka
mengantungi keunggulan agregat 2-0.
Alhasil, Inter pun berhak lolos ke semi-final Liga
Champions musim ini. Inter tinggal menunggu
lawan di semi-final, antara Arsenal dan Barcelona.
Adalah Wesley Sneijder yang menjadi penentu
sukses Inter di pertandingan ini. Gol cepatnya di
babak pertama membuat Inter memimpin sejak
awal hingga berakhirnya pertandingan.
Sneijder mencetak gol penentu kemenangan Inter
itu di menit keenam. Dia melepas tendangan
bebas dari jarak jauh yang gagal ditangkap
dengan baik oleh kiper Igor Akinfeev, di mana
bola melewati dua kakinya. 1-0 untuk Inter.
CSKA yang butuh tiga gol untuk bisa lolos ke
semi-final pun langsung bergantian menyerang.
Hasilnya, Keisuke Honda dan Alan Dzagoev punya
peluang menyamakan kedudukan sebelum turun
minum. Akan tetapi bola hasil sepakan keduanya
belum tepat sasaran.
Inter bukannya bermain tertekan pasca menjebol
gawang CSKA. Diego Milito juga hampir saja
memperbesar keunggulan timnya jika saja bola
tendangannya tidak dibendung Akinfeev.
Di awal babak kedua, CSKA harus menerima fakta
kehilangan salah satu pemainnya, Chidi Odiah,
yang mendapat kartu kuning kedua. Dia
mendapat sanksi tersebut karena melakukan tekel
berbahaya terhadap Samuel Eto'o di menit 49.
Praktis, dengan minus satu pemain, upaya CSKA
untuk mengejar ketertinggalan, bahkan
membalikkan kedudukan semakin sulit. Malah tim
tuan rumah berada dalam posisi tertekan di sisa
pertandingan.
Inter bisa saja memperbesar keunggulan di menit
70 dan 73 jika saja bola sundulan Dejan Stankovic
dan tendangan Milito tidak digagalkan Akinfeev.
Tak banyak kejutan di sisa waktu yang ada dan
Inter berhasil mempertahankan keunggulan 1-0
hingga berakhirnya pertandingan. Inter pun
melenggang ke semi-final.
READ MORE - Inter Milan ke semi final Liga Champions

Inter Milan ke semi final Liga Champions

Inter menuai kemenangan 1-0 atas CSKA Moskwa
di Luzhniki Stadium, Rabu (7/4) dinihari WIB. Hasil
itu melengkapi kemenangan wakil Serie A Italia itu
sebelumnya, yang menjadikan mereka
mengantungi keunggulan agregat 2-0.
Alhasil, Inter pun berhak lolos ke semi-final Liga
Champions musim ini. Inter tinggal menunggu
lawan di semi-final, antara Arsenal dan Barcelona.
Adalah Wesley Sneijder yang menjadi penentu
sukses Inter di pertandingan ini. Gol cepatnya di
babak pertama membuat Inter memimpin sejak
awal hingga berakhirnya pertandingan.
Sneijder mencetak gol penentu kemenangan Inter
itu di menit keenam. Dia melepas tendangan
bebas dari jarak jauh yang gagal ditangkap
dengan baik oleh kiper Igor Akinfeev, di mana
bola melewati dua kakinya. 1-0 untuk Inter.
CSKA yang butuh tiga gol untuk bisa lolos ke
semi-final pun langsung bergantian menyerang.
Hasilnya, Keisuke Honda dan Alan Dzagoev punya
peluang menyamakan kedudukan sebelum turun
minum. Akan tetapi bola hasil sepakan keduanya
belum tepat sasaran.
Inter bukannya bermain tertekan pasca menjebol
gawang CSKA. Diego Milito juga hampir saja
memperbesar keunggulan timnya jika saja bola
tendangannya tidak dibendung Akinfeev.
Di awal babak kedua, CSKA harus menerima fakta
kehilangan salah satu pemainnya, Chidi Odiah,
yang mendapat kartu kuning kedua. Dia
mendapat sanksi tersebut karena melakukan tekel
berbahaya terhadap Samuel Eto'o di menit 49.
Praktis, dengan minus satu pemain, upaya CSKA
untuk mengejar ketertinggalan, bahkan
membalikkan kedudukan semakin sulit. Malah tim
tuan rumah berada dalam posisi tertekan di sisa
pertandingan.
Inter bisa saja memperbesar keunggulan di menit
70 dan 73 jika saja bola sundulan Dejan Stankovic
dan tendangan Milito tidak digagalkan Akinfeev.
Tak banyak kejutan di sisa waktu yang ada dan
Inter berhasil mempertahankan keunggulan 1-0
hingga berakhirnya pertandingan. Inter pun
melenggang ke semi-final.
READ MORE - Inter Milan ke semi final Liga Champions

Rabu, 17 Maret 2010

Inter selamatkan muka Italia

Chelsea - Inter Milan
Inter Milan berhasil menyelamatkan wajah Sepakbola Italia di arena Liga Champions dengan sukses melaju ke perempatfinal setelah mempermalukan Chelsea 1-0 pada leg kedua 16 besar di Stadion Stamford Bridge, Selasa (16/3).
Hasil 1-0 ini membuat pasukan Jose Mourinho unggul agregat 3-1 karena pada pertemuan pertama di Gieuseppe Meazza, Inter juga menang 2-1.
Jalan pertandingan
Membutuhkan kemenangan, Chelsea langsung bermain menyerang sejak pertandingan dimulai. Laga berjalan 12 menit, Michael Ballack nyaris menjebol gawang Inter bila tendangan jarak jauhnya tidak melebar.
Peluang kembali didapat Chelsea pada pertengahan babak pertama, sayangnya tendangan keras Didier Drogba masih dapat diblok bek Inter Douglas Maicon.
Inter mencoba membalas. Sebuah peluang emas didapat pada menit ke-33, akan tetapi tandukan Samuel Eto'o yang sudah berdiri bebas melambung dari gawang Ross Turnbull.
Menjelang berakhirnya babak pertama, Chelsea semakin meningkatkan intensitas serangannya. Beberapa peluang mampu didapat tapi lini belakang Inter dengan lugas mampu menghalaunya.
Tiga menit sebelum jeda, Nicolas Anelka seharusnya mampu membuka keunggulan Chelsea bila tendangannya tidak disapu Thiago Motta sebelum masuk ke gawang Julio Cesar.
Enam menit setelah turun minum, Chelsea kembali memiliki peluang emas, sayangnya tendangan spekulasi Florent Malouda masih dapat ditepis Cesar.
Selepas itu Inter justru mampu menguasai jalannya pertandingan. Diego Milito nyaris membungkam publik Stamford Bridge ketika ia lepas dari jebakan off-side, namun tendangan pemain Argentina itu masih melebar.
Inter akhirnya mampu unggul di menit 78. Mendapat matang dari Wesley Sneijder, Eto'o dengan tenang memperdaya Turnbull dan menjadikan keunggulan agregat Inter menjadi 3-1 dan Chelsea harus mengejar ketinggalan dua gol.
Namun justru Chelsea yang harus menambah derita ketika di menit 86 mereka kehilangan Drogba yang menerima kartu mereah karena dianggap sengaja menginjak Thiago Motta.
Sampai menit akhir Inter tetap mampu mengontrol tempo permainan dan akhirnya sukses melaju ke babak perempat final Liga Champions.
Susunan Pemain
Chelsea: 22-Ross Turnbull, 26-John Terry, 33-Alex, 18-Yuri Zhirkov (21-Salomon Kalou 73), 2-Branislav Ivanovic, 12-John Mikel Obi, 8-Frank Lampard, 13-Michael Ballack (10-Joe Cole 61), 15-Florent Malouda, 11-Didier Drogba, 39-Nicolas Anelka
Inter Milan: 12-Julio Cesar, 25-Walter Samuel, 6-Lucio, 4-Javier Zanetti, 13-Maicon, 8-Thiago Motta, 19-Esteban Cambiasso, 10-Wesley Sneijder (17-McDonald Mariga 84), 27-Goran Pandev (5-Dejan Stankovic 74), 22-Diego Milito, 9-Samuel Eto'o
READ MORE - Inter selamatkan muka Italia

'Man of the match? Mourinho'

 
Inter Milan
Samuel Eto'o si penentu kemenangan, Wesley Sneijder jadi otak permainan dan Lucio tangguh di belakang. Dari banyak pemain hebat di lapangan, man of the match versi Massimo Moratti adalah Jose Mourinho.
"Mourinho adalah Man of the Match. Dia punya keberanian dengan keputusan yang dia buat dalam beberapa hari terakhir dan malam ini dia membuat pilihan yang line-up yang tepat," sanjung Moratti usai pertandingan.
Bertanding di kandang lawan dan berniat menjaga kemenangan 2-1 yang sudah didapat, Mourinho membuat keputusan berani untuk tetap tampil menyerang. Tiga striker sekaligus, Samuel Eto'o, Diego Milito dan Goran Pandev, dipasang bersamaan sejak menit awal babak pertama.
Keputusan tersebut ternyata sangat tepat karena membuat Chelsea tak leluasa membangun serangan. Ditambah tangguhnya barisan pertahanan dengan duet Walter Samuel dan Lucio di pusat pertahanan, Nerazzurri ternyata tak cuma mempertahankan kemenangan karena mereka justru bisa menang 1-0.
"Pemain sangat profesional dan pemain bertahan benar-benar fantastis. Saya menempatkan kemenangan ini sebagai sesuatu hasil yang positif, ini indah, tapi masih ada hal lain yang akan datang."
"Kami punya skuad yang membuktikan kualitasnya dan menunjukkan karakter yang dibutuhkan untuk terus maju di kompetisi ini," pungkas taipan minyak itu.
READ MORE - 'Man of the match? Mourinho'

Sabtu, 27 Februari 2010

Inter Melangkah Pasti



Foto: Inter Milan vs Chelsea (16 Besar Liga Champions 2009/2010), Reuters
MILAN – Inter Milan sudah satu langkah menuju perempatfinal Liga Champions 2009/2010 usai membungkus Chelsea 2-1 di babak 16 besar, pagi ini. Sebaliknya, The Blues harus berpikir keras memenangkan leg kedua, 17 Maret mendatang.

Nerazzurri tampil dominan. Terbukti, pertahanan pemuncak klasemen sementara Premier League itu jebol di tiga menit laga baru bergulir. Adalah Diego Milito bertindak sebagai sang eksekutor, usai melewati kapten tim tamu John Terry. Inter memimpin 1-0.

Unggul 1-0 membuat pasukan Jose Mourinho terus bergerak dan melancarkan lebih banyak serangan. Sayang, Samuel Eto’o gagal memanfaatkan situasi dan menambah angka untuk Nerazzurri.

Sebaliknya, Chelsea juga tak mau kalah dan terus mencoba peruntungan lewat aksi dua striker mereka Didier Drogba dan Salomon Kalou. Tetapi keduanya, juga tak mampu memaksimalkaan peluang. Tuan rumah unggul hingga babak pertama usai.

Tensi permainan kedua tim tampak meningkat di babak kedua. Namun, Chelsea lebih dulu mencuri peluang. Sepuluh menit usai turun minum, Kalou langsung membredel gawang Julio Cesar setelah memanfaatkan bola yang meluncur tepat ke arahnya. The Blues menyamakan kedudukan 1-1.

Tapi Samuel Eto’o dkk ogah membiarkan kedudukan berakhir seri. Sekira empat menit kemudian, Inter kembali menelusur penjagaan Petr Cech. Memenangkan kemelut di depan gawang, Esteban Cambiasso menuntaskan leg pertama dengan sempurna sekaligus menyegel kemenangan 2-1.

Carlo Ancelotti pun tak hanya pulang dengan tangan hampa. Dia juga mendapati kiper nomor satunya ditandu keluar lapangan setelah terpapar cedera di menit 62. Meski begitu, Inter mesti waspada menghadapi leg kedua di Stamford Bridge, bulan depan.

Pada pertandingan sebelumnya, CSKA Moskow terpaksa menyudahi leg pertama 1-1 melawan Sevilla. Tim tamu unggul di babak pertama lewat lesakan Alvaro Negredo. Namun, Moskow berhasil membukukan gol balasan di menit 66 melalui M. Gonzalez.

Susunan Pemain:
Inter: Julio Cesar; Maicon, Samuel, Lucio, Zanetti; Stankovic (Muntari 84), Cambiasso, Thiago Motta (Balotelli 58); Sneijder; Eto'o (Pandev 67), Milito

Chelsea: Cech (Hilario 62); Ivanovic, Carvalho, Terry, Malouda; Ballack, Mikel Obi, Lampard; Anelka, Kalou (Sturridge 78); Drogba
READ MORE - Inter Melangkah Pasti

Jumat, 12 Februari 2010

Inter Milan Imbang, Mourinho Klaim Matrix Fantastis

Inter Milan masih bertahan di puncak klasemen Serie A Liga Italia usai bermain imbang 1-1 dengan Parma di Enio Tardini. Jose Mourinho mengaku Parma layak mendapat poin dan memuji penampilan Marco Matrerazzi, yang tampil dengan semangat seorang ksatria meski dibekap cedera.   

“Kami tampil di Tardini untuk memetik kemenangan tandang dan mengetahui bahwa ini adalah laga yang panjang dan tidak gampang,” komentar Mou usai pertandingan.

“Materazzo tampil fantastis dan memperlihatkan contoh besar meski tampil cedera. Ia melakukannya buat tim. Parma berakhir dengan 10 orang, kami sepuluh setengah orang. Setengah itu sangat menentukan,” terangnya.

Kali ini Mou memuji lini pertahanannya yang tampil padu. Ia menganggap padunya performa Ivan Cordoba dan Matrix membuat lini serang Parma kerepotan menembus pertahanan Inter.

“Cordoba lebih cocok ketika berlari sementara Matrix menguasai bola-bola atas. Kami menguasai permainan dan saya pikir ia bisa mengamankan lini pertahanan kami dalam situasi bola-bola mati, jadi saya tetap mempertahankannya bermain,” kata Mou.

Mou memaki pujian bagi Matrix sebagai senjata untuk mengkritik Mario Balotelli. “Talenta Balotelli tak perlu dipertanyakan lagi, semua orang mengetahuinya. Ia bisa mencetak gol, ia telah menyumbangkan gol di masa lalu. Namun pekan lalu ia tidak bisa menjaga wilayah pertahanan dari sepak pojok hanya lantaran kehilangan sebuah lensa kontak,” ketusnya.

Materazzi dibekap cedera paha yang menurut Mou serius. Pada laga ini Valeri Bojinov membatalkan gol awal (54) dari Balotelli (54). Wasit mengusir gelandang Francesco Valiani pada menit 72 sementara Matrix harus menahan nyeri pada kakinya pada 12 menit jelang permainan usai.

“Saya pikir kami tampil cukup bagus pada babak pertama untuk menang. Namun pertahanan Parma bagus dan mempunyai kiper yang cakap. Performa kami seimbang setelah turun minum,” tutup Mou.
READ MORE - Inter Milan Imbang, Mourinho Klaim Matrix Fantastis