TRANSLATE

Selasa, 02 Februari 2010

Riset ilmiah interaksi personifikasi manusia di dunia maya : “Avatar”

Film fiksi “Avatar” yang beredar menyambut tahun baru 2010 dalam sekejap saja mampu menjadi film fenomenal yang berhasil menembus perolehan pendapatan global senilai 1 milyar dolar dengan menyuguhkan tontonan film yang benar-benar menakjubkan mata. Film arahan sutradara pemenang Oscar James Cameron ini mempertontonkan garapan tata spesial efek film 3D teknologi multimedia digital tercanggih CGI : “Computer Generated Imagery” yang keseluruhan prosesnya digarap oleh Studio Weta Digital - AS dengan memakan waktu selama setahun lamanya dan diperhitungkan menghabiskan hingga satu Petabyte ( = 1.000 Terrabyte ) alokasi data hard drive komputer.
Diluar kalangan khalayak penonton film yang terpukau akan sajian bentang alam suatu planet di luar bumi ---Pandora--- lengkap dengan penghuni planet bersosok alien yang hampir seluruhnya digarap dengan teknologi animasi CGI bertata tampilan high-definition 3D ini, maka ternyata dunia alam maya ini memang menarik perhatian kalangan yang lebih seurieus yakni ilmuwan dari sejumlah negeri yang kemudian melahirkan riset kajian “on-line virtual worlds”.

Ilmuwan dari Universitas Nottingham - Inggris, Universitas Simon Fraser dan Universitas York - Canada, SRI International di Silicon Valley - AS, dan pengembang game on-line Multiverse bekerjasama melahirkan proyek riset Internasional bertajuk “ VERUS : Virtual Environment Real User Study ” berjangka waktu 3 (tiga) tahun mulai 2010.
Dr. Thomas Chesney, Peneliti dari Business School Universitas Nottingham bertindak selaku co-Principal Investigator bersama dengan Dr. John Murray dari SRI International - Silicon Valley di AS.
Sejak maraknya dunia Internet dalam bilangan dua dekade terakhir maka Kalangan ilmuwan ahli bidang komputer memang telah cukup lama menggeluti riset dunia maya; yakni dalam riset yang bertujuan untuk kepentingan pengembangan games on-line serta riset perihal efektivitas penggunaan aplikasi piranti lunak virtual worlds untuk kepentingan pelatihan dan aktivitas kerja bersama secara on-line collaborative yang dilangsungkan dalam tatanan dunia maya. Adapun kekurangan dalam riset sejauh ini yakni masih terbatasnya riset kajian virtual worlds yang dilaksanakan secara lintas budaya.
Guna menjawab kekurangan yang terjadi tersebut maka program VERUS dalam pelaksanaannya akan membukakan partisipasi sukarelawan dari berbagai penjuru dunia. Para ilmuwan Peneliti akan menelaah aktivitas para sukarelawan tengah beraksi mengikuti permainan on-line a.l: Second Life dan World of Warcraft. Pengembang games on-line secara khusus membuatkan jenis permainan on-line spesial yang pada waktu berjadwal tertentu akan diujicobakan dalam rangkaian proses observasi riset VERUS.

Adapun situs Second Life bisa jadi merupakan ajang beraktivitas kalangan penggemar kegiatan berperan personal beraksi menjadi dirinya sendiri dalam ujud sesosok “Avatar” di dunia maya (= virtual identity ) yang paling populer dan diminati diseluruh muka dunia. Dan tidak kurang dari perusahaan IT terkemuka sekelas IBM yang pernah sempat pula mengoperasikan sebuah sarana data center lengkap yang beroperasi di dunia maya untuk kepentingan uji coba mesin dan sarana pelatihan SDM.
Dr. Chesney sendiri menegaskan bahwa kegiatan permainan dalam dunia maya ini kini tengah semakin popular dan bahkan boleh jadi akan menjadi suatu cara bagi setiap orang untuk mengakses informasi secara optimal di masa depan. Riset yang bertujuan membukakan penemuan baru dalam bidang “human-computer interactions” selain dijalankan secara lintas budaya juga mengikutsertakan kajian riset bidang ; artifial intelligence, cognitive engineering, education research, serta bidang ilmu sosial: social and behavioural sciences.
Proses pengamatan dalam kajian riset meliputi rangkaian kegiatan a.l:
controlled gaming experiments yang dilangsungkan di Universitas Nottingham - Inggris serta Universitas Simon Fraser dan Universitas York di Kanada. Sedangkan kajian riset dengan uji coba permainan dalam tatanan dunia maya spesial akan dijalankan di California oleh pengembang game on-line ternama Multiverse yang pada November yl meraih sukses komersial tinggi ketika meluncurkan computer game “Modern Warfare 2”.


Sumber: Up-dates situs TerraDaily dan Avatarmovie-dot-com / Riki Rahmat

0 komentar:

Poskan Komentar